Sistem Pernapasan Manusia

Penjelasan lengkap sistem pernapasan manusia.

RPP IPS Kelas 4

RPP Mantap untuk Wali Kelas 4.

Ulangan IPA Kelas 6

Wajib! Bagi Siswa Kelas 6 mengikuti Ulangan IPA .

Rabu, 05 Agustus 2020

Tema 1, Muatan Pkn: Pengamalan Pancasila Sila Kedua





Makna simbol Pancasila sila kedua

Sila kedua dilambangkan dengan Rantai yang tidak terputus, terdiri dari rantai yang berbentuk kotak dan lingkaran yang saling terkait. Berikut penjelasan maknanya:
  • Rantai kotak melambangkan laki-laki
  • Rantai lingkaran sebagai perempuan.
  • Rantai yang saling terkait melambangkan hubungan antar manusia
Kesimpulannya: Hubungan antar individu baik perempuan dan laki-laki harus senantiasa dijaga dengan baik, secara adil dan beradab, sehingga tercipta saling menghormati satu sama lain.
Contoh-contoh Pengamalan Nilai Pancasila Ssila Kedua

1.      Membantu korban bencana alam



2.      Turut serta dalam kegiatan kemanusiaan
3.      Memberi santunan kepada orang miskin



4.      Mengunjungi teman yang sakit



5.      Tidak menyakiti orang lain
6.      Peduli terhadap penderitaan orang lain
7.      Tidak menyinggung perasaan orang lain
8.      Bersimpati kepada orang yang mengalami kemalangan
9.      Menghargai hak asasi manusia
10.  Tidak melanggar hak-hak orang lain
11.  Berani membela orang yang tidak bersalah
12.  Turut menjaga perdamaian dunia
13.  Menghargai kemerdekaan bangsa lain
14.  Bekerjasama dengan bangsa lain
15.  Menolong orang yang membutuhkan bantuan

16.  Tidak menindas bangsa lain
17.  Tidak melakukan penjajahan terhadap bangsa lain
18.  Tidak melakukan perundungan terhadap orang lain



19.  Membantu lansia menyeberang jalan


20.  Memberi tempat duduk pada wanita hamil di angkutan umum
21.  Tidak menzalimi orang lain
22.  Tidak menghina orang yang cacat
23.  Memberi sumbangan pada kegiatan sosial

24.  Tidak mengganggu orang lain
25.  Mengutamakan orang yang memiliki disabilitas
26.  Tidak berbuat kasar terhadap orang lain
27.  Menghormati orangtua dan guru
28.  Tidak melakukan perbuatan keji kepada orang lain
29.  Tidak melakukan kekerasan pada anak kecil
30.  Tidak membedakan derajat manusia

==========

TUGAS

SOAL:
Setiap manusia pastilah mempunyai pengalaman dalam hidupnya. Berkaitan dengan sila kedua Pancasila, ceritakanlah satu peristiwa yang pernah kamu alami ke dalam sebuah cerita pengalaman. Pengalaman tidak selalu menyenangkan bukan? Kalian boleh menuliskan pengalaman yang menyenangkan atau yang sebaliknyah. Jadi, ceritakanlah pengalaman tersebut di buku tulismu. Perlu di perhatikan, pengalaman itu yang berkaitan dengan nilai-nilai sila kedua Pancasila.



Petunjuk!
1. Baca kembali materi di atas dengan cermat.
2. Baca soal dengan cermat. Kalian boleh memilih salah satu dari contoh-contoh di atas untuk dibuat bahan cerita pengalaman.
3. Tulis di buku tulis, jangan lupa tuliskan NAMA dan NO. URUT
4. Upload tugas di Google Classroom

Semangat belajar




Senin, 03 Agustus 2020

Tema 1, Muatan IPA: Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan



Perkembangbiakan generatif disebut juga perkembangbiakan secara kawin. Perkembangbiakan generatif dialami tumbuhan berbiji melalui proses penyerbukan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya sebuk sari ke kepala putik. 

Perkembangbiakan secara vegetatif adalah perkembangbiakan yang terjadi tanpa disertai pertemuan sel jantan dan sel kelamin betina (tidak melalui perkawinan). Perkembangbiakan vegetatif dikelompokkan menjadi dua, yaitu perkembangbiakan vegetatif alami dan perkembangbiakan vegetatif buatan.


Ayo pahami materi melalui video

Perkembangbiakan Generatif





========================

TUGAS!!!


Yang punya LKS, buka halaman 7
Yang belum punya LKS, perhatikan soal berikut.

Petunjuk:
1. Baca dan pahami materi di atas
2. Kerjakan soal berikut di buku tulis, tidak usah tulis soal
3. Tulis NAMA dan NO. URUT
4. Upload di Google Classroom

Selamat mengerjakan






Selasa, 28 Juli 2020

Sejarah ASEAN

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Perbara) atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geopolitik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Perbara oleh IndonesiaMalaysiaFilipinaSingapura, dan Thailand. ASEAN berdiri dengan ditandai adanya Deklarasi Bangkok.





Deklarasi Bangkok adalah landasan kesepakatan untuk mengadakan kerja sama regional dalam bidang ekonomisosial dan kebudayaan di Asia Tenggara. Deklarasi ini ditandatangani oleh ketua delegasi dari lima negara yang terdiri dari Adam Malik (menteri luar negeri Indonesia), Tun Abdul Razak (wakil perdana menteri Malaysia), Narciso Ramos (menteri luar negeri Filipina), S. Rajaratnam (menteri luar negeri Singapura) dan Thanat Khoman (menteri luar negeri Thailand).Dalam deklarasi tersebut dinyatakan pendirian perhimpunan di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Perhimpunan ini didirikan dengan pertimbangan bahwa negara-negara di Asia Tenggara mempunyai tanggung jawab untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan sosial, menjamin adanya perdamaian dan laju pembangunan nasional serta memastikan adanya stabilitas keamanan dari campur tangan luar dengan segala bentuk manifestasinya.


Negara-negara anggota ASEAN, berdasarkan  tanggal menjadi anggota, adalah Indonesia (8 Agustus 1967); Malaysia (8 Agustus 1967); Singapura (8 Agustus 1967); Thailand (8 Agustus 1967); Filipina (8 Agustus 1967); Brunei Darussalam (8 Januari 1984); Vietnam (28 Juli 1995); Laos (23 Juli 1997); Myanmar (23 Juli 1997); Kamboja (30 April 1999).

Latar belakang berdirinya ASEAN adalah
  1. Persamaan letak geografis, berada di Asia Tenggara.
  2. Persamaan budaya,  daerah penyebaran kebudayaan Melayu Austronesia.
  3. Persamaan nasib, merupakan daerah bekas jajahan, kecuali Thailand.
  4. Persamaan ekonomi, merupakan daerah agraris.
  5. Persamaan kepentingan, mengarah terwujudnya kemajuan kemakmuran dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.


Tujuan ASEAN
Tujuan dibentuknya ASEAN seperti yang tercantum dalam Deklarasi Bangkok adalah untuk:
  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial serta pengembangan kebudayaan di kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat kesamaan dan persahabatan untuk memperkokoh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang sejahtera dan damai.
  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum di dalam hubungan antara negaranegara di kawasan ini serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa;
  3. Meningkatkan kerjasama yang aktif dan saling membantu dalam masalahmasalah yang menjadi kepentingan bersama di bidang-bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi;
  4. Saling memberikan bantuan dalam bentuk saran-sarana pelatihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, profesi, teknik, dan admistrasi;
  5. Bekerjasama secara lebih efektif guna meningkatkan pemanfaatan pertanian dan industri mereka, memperluas perdagangan dan pengkajian masalah-masalah komoditi internsional, memperbaiki sarana-sarana pengangkutan dan komunikasi, serta meningkatkan taraf hidup rakyat mereka;
  6. Memajukan pengkajian mengenai Asia Tenggara; dan
  7. Memelihara kerjasama yang erat dan berguna dengan berbagai onrganisasi internasional dan regional yang mempunyai tujuan yang serupa, dan untuk menjajagi segala kemungkinan untuk saling bekerjasama secara erat di antara mereka sendiri.

Letak geografis dan astronomis Asia Tenggara

Letak geografis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan letaknya dimuka bumi, sedangkan letak astronomis adalah letak suatu wilayah dilihat dari garis lintang dan garis bujur.
Garis lintang adalah garis imajiner yang melintangi bumi secara horizontal, sedangkan garis bujur adalah garis imajiner yang melintangi bumi secara vertikal.dalam peta dunia dapat kita lihat letak asia tenggara secara astronomi maupun secara geografi,

Letak asia tenggara secara astronomi → asia tenggara terletak pada posisi 28°LU – 11°LS dan 93°BT – 141°BT.


Letak asia tenggara secara geografis → berada di antara Benua Australia dan daratan utama Benua Asia serta terletak diantara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.




Sabtu, 25 Juli 2020

Koperasi

KOPERASI

          A.    Pengertian Koperasi

Dalam UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1 tertulis “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Dalam pasal itu dijelaskan koperasi berasaskan kekeluargaan. Sedangkan menurut UU No. 25 Tahun 1992 tertulis “Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hokum koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasar prinsip koperasi”.